Level Kognitif – Kata Kerja Operasional

Level kognitif mengacu pada kemampuan kognitif seseorang, yaitu kemampuan mental mereka dalam memproses informasi, memahami, memecahkan masalah, dan membuat keputusan. Tingkat kognitif dapat berbeda antara individu satu dengan yang lainnya. 

Level kognitif sering kali diukur dalam konteks tes kognitif, seperti tes IQ, yang mengevaluasi sejauh mana seseorang dapat menghadapi tantangan kognitif. Tes ini mengukur berbagai kemampuan kognitif seperti pemahaman verbal, pemrosesan visual-spatial, logika, memori, dan pemecahan masalah. 

Level kognitif pada asesmen formatif dan sumatif dapat mencakup taksonomi Bloom atau taksonomi revisi Bloom. Namun perlu diketahui bahwa level kognitif yang digunakan dalam asesmen formatif dan sumatif dapat bervariasi tergantung pada konteks, mata pelajaran, dan tujuan spesifik dari asesmen tersebut.

Level kognitif mencerminkan dimensi proses kognitif aspek pengetahuan yang diukur. 

Dimensi Proses Kognitif 

Dimensi proses kognitif aspek pengetahuan menurut Bloom yang disempurnakan oleh Anderson & Krathwohl (2001) meliputi: mengingat (C1), memahami (C2), menerapkan (C3), menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mengkreasi (C6).  

 Tabel 1. Proses kognitif menurut Anderson & Krathwohl 
Proses Kognitif Deskripsi 
Mengingat (C1) Mengemukakan kembali apa yang sudah dipelajari dari guru, buku, sumber lainnya sebagaimana aslinya, tanpa melakukan perubahan. 
Memahami (C2) Sudah ada proses pengolahan dari bentuk aslinya tetapi arti dari kata, istilah, tulisan, grafik, tabel, gambar foto tidak berubah. 
Menerapkan (C3) Menggunakan informasi, konsep, prosedur, prinsip, hukum, teori yang sudah dipelajari untuk sesuatu yang baru/belum dipelajari.
Menganalisis (C4)  Menggunakan keterampilan yang telah dipelajarinya terhadap suatu informasi yang belum diketahuinya dalam mengelompokkan informasi, menentukan keterhubungan antara satu kelompok/informasi dengan kelompok/ informasi lainnya, antara fakta dengan konsep, antara argumentasi dengan kesimpulan, benang merah pemikiran antara satu karya dengan karya lainnya. 
Mengevaluasi (C5) Menentukan nilai suatu benda atau informasi berdasarkan suatu kriteria. 
Mengkreasi (C6) Membuat sesuatu yang baru dari apa yang sudah ada sehingga hasil tersebut merupakan satu kesatuan utuh dan berbeda dari komponen yang digunakan untuk membentuknya

Dalam penilaian aspek pengetahuan, Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik, 2011) mengelompokkan level kognitif ke dalam 3 level yaitu level pengetahuan dan pemahaman (level 1) mengukur proses berpikir C1 dan C2, level aplikasi (level 2) mengukur proses berpikir C3, dan level penalaran (level 3) mengukur proses berpikir C4, C5, dan C6. 

Tabel 2. Level kognitif oleh Pusat Penilaian Pendidikan 
Proses Kognitif Deskripsi
Pengetahuan dan Pemahaman (Level 1)

Peserta didik pada level itu memiliki kemampuan standar minimum dalam menguasai pelajaran.

  1. Memperlihatkan ingatan dan pemahaman dasar terhadap materi pelajaran dan dapat membuat generalisasi yang sederhana.
  2. Memperlihatkan tingkatan dasar dalam pemecahan masalah dalam pelajaran, paling tidak dengan satu cara.
  3. Memperlihatkan pemahaman dasar terhadap grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya.
  4. Mengkomunikasikan fakta-fakta dasar dengan menggunakan terminologi yang sederhana. 
Aplikasi (Level 2) Peserta didik pada level itu memiliki kemampuan aplikatif.

  1. Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pelajaran dan dapat mengaplikasikan gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam konteks tertentu.
  2. Menginterpretasi dan menganalisis informasi dan data.
  3. Memecahkan masalah-masalah rutin dalam pelajaran
  4. Menginterpretasi grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya.
  5. Mengkomunikasikan dengan jelas dan terorganisasi penggunaan terminologi. 
Penalaran (Level 3) Peserta didik pada level itu memiliki kemampuan penalaran dan logika.

  1. Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman yang luas terhadap materi pelajaran dan dapat menerapkan gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam situasi yang familiar, maupun dengan cara yang berbeda.
  2. Menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi gagasan-gagasan dan informasi yang faktual.
  3. Menjelaskan hubungan konseptual dan informasi yang faktual
  4. Menginterpretasi dan menjelaskan gagasan-gagasan yang kompleks dalam pelajaran
  5. Mengekspresikan gagasan-gagasan nyata dan akurat dengan menggunakan terminologi yang benar.
  6. Memecahkan masalah dengan berbagai cara dan melibatkan banyak variabel
  7. Mendemonstrasikan pemikiran-pemikiran yang original 
Level Kognitif, Dimensi Proses Kognitif, dan Contoh Kata Kerja Operasional  
Tabel 3. Level Kognitif, Dimensi Proses Kognitif, dan Contoh Kata Kerja Operasional
Level Kognitif Dimensi Proses KognitifKata Kerja Operasional 
Level 1 Pengetahuan dan Pemahaman Mengingat (C1) “Mengambil pengetahuan dari memori jangka panjang”:

  1. Mengenali (Mengidentifikasi)
  2. Mengingat Kembali
  1. Mengidentifikasi
  2. Menentukan (menyebutkan, menunjukkan)
  3. Mendaftar
  4. Mendefinisikan
  5. Melabe
Level 1 Pengetahuan dan Pemahaman Memahami (C2) “Mengkonstruk makna dari materi pembelajaran, termasuk apa yang diucapkan, ditulis, dan digambar oleh guru”:

  1. Menafsirkan (mengklarifikasi, menerjemahkan)
  2. Mencontohkan (mengilustrasikan)
  3. Mengklasifikasikan
  4. Merangkum
  5. Menyimpulkan (inferensi)
  6. Membandingkan (mengontraskan)
  7. Menjelaskan 
  1. Menafsirkan (data)
  2. Menerjemahkan
  3. Mengklarifikasi
  4. Memparafrasekan
  5. Mengilustrasikan
  6. Mengelompokkan
  7. Mengklasifikasi
  8. Merangkum
  9. Meringkas
  10. Menyimpulkan (data, karangan, dll)
  11. Menyarikan (merangkum)
  12. Mengekstrapolasi
  13. Memprediksi (data/ konteks sederhana)
  14. Membandingkan
  15. Mengkontraskan
  16. Menjelaskan
  17. Mendeskripsikan
  18. Menentukan (kesimpulan, penjelasan, ringkasan, dll
Level 2 AplikasiMengaplikasikan (C3) “Menerapkan atau menggunakan suatu prosedur dalam keadaan tertentu”:

  1. Mengeksekusi (Melaksanakan)
  2. Mengimplementasikan (Menggunakan) 
  1. Menggunakan
  2. Menerapkan
  3. Mengubah
  4. Menentukan (hasil perhitungan, dll)
  5. Menghitung
Level 3 PenalaranMenganalisis (C4) “Memecah-mecah materi menjadi bagian-bagian penyusunnya dan menentukan hubunganhubungan antar bagian itu serta hubungan antara bagian-bagian tersebut dengan keseluruhan struktur atau tujuan”:

  1. Membedakan (Memilah, memfokuskan)
  2. Menggorganisasi
  3. Mengatributasi
  4. Menentukan sudut pandang 
  1. Menganalisis
  2. Membedakan
  3. Memilah
  4. Menghubungkan
  5. Menemukan koherensi
  6. Menentukan
  7. Menyelidiki (sudut pandang) rediksi (fenomena kompleks)
  8. Memfokuskan (inti permasalahan
Level 3 PenalaranMengevaluasi (C5) “Mengambil keputusan berdasarkan criteria dan/atau standar”:

  1. Memeriksa (Menguji, mendeteksi)
  2. Mengkritik (Menilai) 
  1. Menilai
  2. Mengkritik
  3. Mendeteksi
  4. Memeriksa (kesesuaian)
  5. Menentukan (kelebihan dan kekurangan)

 

Level 3 PenalaranMengkreasi (C6) “Memadukan bagian-bagian untuk membentuk sesuatu yang baru dan koheren atau membuat suatu ide/saran/gagasan yang orisinal”:

  1. Merumuskan
  2. Merencanakan
  3. Memproduksi (Mengkonstruksi) 
  1. Merencanakan
  2. Merevisi
  3. Mengembangkan
  4. Membangun
  5. Memodifikasi
  6. Mendesain
  7. Menentukan (saran)
  8. Merumuskan (hipotesis)
  9. Merancang
  10. Mengkreasi (ide, gagasan baru dan orisinal

source: gtk.kemdikbud.go.id/….

Mungkin Anda juga menyukai